Pahami Etika Mengambil Cuti, Bukan Cuma Meliburkan Diri

Cuti adalah hak bagi setiap karyawan, apapun industri tempat ia berada. Mengambil cuti artinya seseorang meminta izin untuk tidak hadir selama rentang waktu tertentu.

 

Meski cuti adalah hak karyawan yang wajib dipenuhi perusahaan, bukan berarti bisa seenaknya. Mengambil cuti pun harus memerhatikan etika, tidak hanya meliburkan diri.

 

1. Pahami langkah pengajuan cuti

Setiap tempat kerja memiliki prosedur dan aturan yang berbeda tentang mengambil cuti. Pahami dengan betul dan jangan ragu untuk bertanya jika ada hal yang kurang jelas.

Jangan sampai cuti menjadi gagal atau terhambat karena tidak mempersiapkan diri dengan pengetahuan tentang mekanisme cuti di tempat kerja.

 

2. Hindari cuti mendadak

Kecuali untuk urusan yang mendadak seperti berita duka dari keluarga terdekat atau kondisi emergency lainnya, hindari cuti secara tiba-tiba. Ini adalah etika mendasar yang harus dipegang dimanapun seseorang bekerja.

Cuti bukan hanya tidak masuk kerja, namun ada prosedur yang harus dijalani. Be professional, gunakan hak dan penuhi kewajiban.

 

3. Be clear

Katakana situasi yang dihadapi, alasan mengajukan cuti, kapan cuti dimulai dan kapan akan kembali bekerja. Jika waktu yang dibutuhkan lebih lama dan melampaui batas yang diberikan perusahaan, negosiasikan dengan baik dan jangan sampai mengganggu kepentingan bersama.

 

4. Sampaikan kepada rekan kerja

Memberitahukan cuti kepada rekan kerja dapat membantu tim bersiap saat ditinggalkan sementara waktu. Mendelegasikan tugas sebelum cuti adalah salah satu etika yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Sure, cuti adalah hak, namun di baliknya ada kewajiban untuk tidak membiarkan pekerjaan terbengkalai.

 

5. Menyelesaikan tugas sebelum cuti

Jika cuti telah direncanakan sebelumnya, jangan lupa untuk menyelesaikan tugas terlebih dahulu. Dahulukan pekerjaan urgent dan spesifik ditujukan untuk kamu kerjakan. Etika ini juga berlaku untuk cuti bersama, misalnya pada saat hari raya.

Menyelesaikan tugas juga berguna bagi karyawan yang mengambil cuti itu sendiri karena ia bisa menikmati waktunya dengan lebih tenang.

 


Sumber Thumbnail: Dreamstime