Tradisi Unik Idul Fitri di 4 Negara Asia

Idul Fitri dapat dijabarkan dengan hari raya kemenangan di mana umat muslim merayakannya dengan kembali “buka puasa” atau makan. Selain itu dalam idul fitri memiliki berbagai macam tradisi yang sangat melekat dan sulit dilupakan.

 

Ternyata di negara lain pun ada tradisi idul fitri yang jarang kita ketahui, inilah beberapa tradisi unik idul fitri yang terjadi di 4 negara asia:

 

1. Malaysia

Kita tau bahwa sebagai negara yang juga memiliki warga dengan mayoritas pemeluk agama Islam, negara tetangga kita Malaysia, Brunei, dan Singapura juga memiliki tradisi unik dalam menyambut hari kemenangan idul fitri. Hampir sama seperti di negara kita Indonesia, tradisi dalam menyambut lebaran idul fitri juga ditandai dengan mudik, makanan khas ketupat, dan bersilaturahmi bersama keluarga dan sanak saudara.

 

2. China

 

Meskipun bukan mayoritas penduduknya muslim namun umat muslim di Tiongkok tetap merayakan idul fitri sebagaimana mestinya yaitu dengan sholat Ied, bersilaturahmi, hingga mengunjungi makam para leluhur mereka. Momen lebaran idul fitri ini biasanya paling terasa di provinsi Xinjiang dan Yunnan yang sebagian penduduknya muslim.

 

3. Jepang

 

Ternyata juga memiliki tradisi sendiri bagi muslim di sana dalam merayakan hari raya idul fitri. Di Jepang, setelah menunaikan sholat idul fitri, biasanya masyarakat akan saling bersilaturahmi, duduk bersama dan menikmati makanan yang telah disediakan oleh panitia masjid.

 

4. India

 

Memiliki jumlah penduduk muslim yang cukup besar, negara India juga memiliki tradisi sendiri dalam merayakan idul fitri setiap tahunnya. Usai melaksanakan sholat Ied, biasanya dilanjutkan dengan bersilaturahmi dan menikmati bersama makanan khas lebaran bernama Siwaiyaan, berupa campuran bihun manis dengan susu dan buah-buahan kering.

 

Adapula Ada juga makanan khas seperti mutton biryani atau sheer khurma. Selain itu para wanita di sana juga melukis tangan mereka menggunakan henna (sejenis kutek) untuk menambah kecantikan di hari raya idul fitri.

 

Penulis: Dede Radika

Thumbnail: freepik.com