Bijak Menggunakan Media Sosial, Berhenti Sebelum Berbagi

Berbagi konten dari media sosial dapat dilakukan dengan mudah. Namun di balik aktivitas berbagi ini, setiap orang perlu memastikan bahwa ia membagikan konten yang terpercaya.

 

Apapun yang dijumpai di media sosial terasa meragukan sebelum diperiksa kebenarannya. Oleh karena itu, berhentilah sejenak sebelum berbagi sebuah konten untuk memastikan unggahan tersebut tidak menjerumuskan atau hoax.

 

Arus berita hoax dan ragam konten yang tidak terbatas dalam media sosial perlu disikapi dengan bijak. Guna mengurangi intensitas konten yang tidak bermutu, seseorang bisa membersihkan daftar akun atau halaman yang diikuti dari akun yang toxic.

 

Bijak dalam menggunakan media sosial juga dilakukan dengan berpikir dan menimbang sebelum berbagi sesuatu. Bagaimana penjelasannya?

 

Menurut Verified, ada lima hal yang harus diperhatikan sebelum berbagi konten atau informasi dari media sosial, yakni who, what, where, why dan when.

 

1. Who; siapa yang membuat konten tersebut?

Sebelum berbagi, cek akun atau media yang membuatnya. Jika media tersebut terkenal dengan beritanya yang clickbait, gosip, atau asal trending, maka sebaiknya tahan diri untuk tidak membagikannya.

 

2. What; apa sumbernya?

Sumber informasi juga harus dipertimbangkan sebelum berbagi konten dari media sosial. Sumber yang tidak terpercaya dan terlalu bias sebaiknya dihindari.

Solusinya adalah mencari berita atau konten serupa namun dari sumber yang netral atau kredibel di bidangnya.

 

3. Where; dari mana asal informasi?

Saat menemukan sebuah informasi, ada baiknya untuk tidak menerima mentah-mentah. Cari tahu asal informasinya.

 

4. Why; mengapa kamu membagikan konten ini?

Pastikan ada alasan yang bermanfaat di balik berbagi konten media sosial. Jika dirasa tidak ada alasan yang urgent atau bermanfaat, berhenti di sana. Jangan biarkan konten hoax tersebar kemana-mana.

 

5. When; kapan informasi tersebut dipublikasikan?

Tak jarang sebuah berita atau konten disebarkan lagi padahal sudah tidak relevan dengan tujuan mencari sensasi atau menggiring opini.

Berhenti dan pikir baik-baik sebelum berbagi konten agar informasi yang meluas adalah informasi yang benar-benar akurat.

 


Sumber Thumbnail: iStockphoto