Perayaan Lebaran di Negara Lain, Bagaimana ya?

Lebaran tidak hanya dirayakan di Indonesia, penduduk Muslim di berbagai negara juga tak ketinggalan. Meski jumlah penduduk Muslim tidak sebesar di Indonesia, namun Muslim di berbagai negara ini tetap berkumpul dan menikmati kebersamaan hari lebaran.

 

Bagaimana perayaan lebaran di berbagai negara?

1. Jepang

Muslim di Jepang adalah minoritas, namun tetap ada perayaan lebaran seperti festival di berbagai tempat. Ada sekitar 80 masjid tersebar di Jepang dengan ukuran bangunan yang bervariasi.

Dilansir Japan Times, ibadah salat id juga dilaksanakan, dua diantara lokasi salat id adalah masjid Tokyo Camii dan masjid Ja’me Yokohama.

 

2. Thailand

Menurut Public Holidays Asia, hari raya lebaran merupakan hari libur resmi di Thailand meskipun jumlah penduduk Muslim hanya 4-5%. Perayaan lebaran di Thailand juga dilakukan dengan berkumpul dan melakukan ibadah salat id di masjid, tempat lapang, atau kompleks Islamic centre.

 

3. Turki

Perayaan lebaran disebut juga dengan Ramazan Feast atau Ramazan Bayrami dan dilakukan selama tiga hari. Dilansir Office Holidays, hari pertama perayaan disebut Candy Festival atau Seker Bayrami. Pada hari tersebut, ada tradisi memberi kudapan manis atau uang yang dibungkus dengan sapu tangan.

 

4. Tiongkok

Penduduk Muslim di Tiongkok banyak tersebar di kawasan Xinjiang. Dilansir Xinhua, penduduk Muslim di Xinjiang mengadakan perayaan lebaran dengan mengadakan salat id, menari di tempat-tempat publik—salah satunya di depan Id Kah Mosque di Kashgar dan International Grand Bazaar in Urumqi.

Perayaan yang diisi dengan tarian dan musik yang ceria menjadikan turis tertarik untuk bergabung dalam perayaan tersebut. Sementara itu penduduk setempat akan mengunjungi stan-stan di pasar guna membeli makanan untuk festival.

 

Berbagai negara punya cara sendiri untuk mengadakan perayaan lebaran. Meski tidak semasif di Indonesia, namun kebahagiaan lebaran tetap bisa dirasakan dengan berkumpul bersama.

 


Sumber Thumbnail: LiHao via Global Times