Dampak Buruk Menjadi Penulis

Setiap pekerjaan atau profesi sejatinya pasti akan memiliki dua sisi atau dua sudut pandang yang saling bertolak belakang, baik profesi yang sifatnya umum maupun yang tidak umum. Akan tetapi dari semua hal tersebut bisa disimpulkan dan bisa ditelaah jauh lebih dari itu.

Penulis adalah salah satu profesi yang memiliki keduanya, memiliki dua sudut pandang yang sangat bertolak belakang walaupun tidak separah profesi lain, akan tetapi penulis sebagai profesi yang bisa dikatakan bahwa sebagai profesi yang dianggap susah-susah gampang dalam melakukanya.

Sejalan dengan itu, inilah beberapa dampak buruk menjadi seorang penulis, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Overthinking

Seorang penulis akan memiliki dampak buruk yaitu akan menjadi seseorang yang selalu overthinking dalam menjalni profesinya. Hal ini dikarenakan bahwa ia menghabiskan waktu dalam berkreatif, serta kedisiplinan yang sangat ketat. Hal tersebut yang menjadikan ia overthinking.

  1. Kurang istirahat

Selain itu, dampak buruk seorang penulis adalah bahwa kurangnya istirahat. Hal ini disebabkan karena seseorang penulis akan menghabiskan waktunya untuk menulis. Secara tidak sadar bahwa menulis sangat menghabiskan waktu karena beberapa alas an.

  1. Dikejar deadline

Selain kedua dampak tersebut, ada juga dampak buruk dari menjadi seorang penulis adalah akan seringnya dikejar deadline. Hal ini disebabka karena jadwal atau ketentuan menulis tidak menentu.

  1. Stress/depresi

Penulis pun memilki dampak yang bisa dibilang sangat rawan untuk stress atau depresi karena tuntutan kerja yang sangat keras dan berat.

 

Penulis: Dede Radika

Thumbnail: freepik.com