Compulsive Shopping Disorder, Perilaku Belanja Secara Berlebihan

Compulsive shopping disorder adalah perilaku belanja yang dilandasi keinginan yang kuat dan tidak terkontrol.

 

Menurut Verywell Mind, kebanyakan barang yang dibeli dalam compulsive shopping sebenarnya tidak dibutuhkan. Mereka dengan compulsive shopping disorder akan belanja demi meningkatkan mood, meningkatkan citra diri, mendapatkan dukungan sosial, maupun mengatasi rasa stres.

 

Permasalahan di balik compulsive shopping disorder

Setelah belanja, mereka yang mengalami compulsive shopping disorder dapat merasakan perasaan bersalah dan penyesalan yang berlebihan. Selain itu perilaku belanja yang tidak terkendali menyebabkan kondisi keuangan menjadi tidak stabil akibat pengeluaran yang berlebihan.

 

Kemudahan belanja, promo besar-besaran dari e-commerce, dan berbagai bonus belanja online berpotensi menjadikan konsumen menjadi kalap dan konsumtif. Jika situasi ini tidak disikapi dengan kehati-hatian, seseorang bisa terjebak membeli barang yang sebenarnya tidak benar-benar diperlukan—namun tergiur promo.

 

Tanda seseorang melakukan perilaku compulsive shopping

Beberapa tanda penting dari orang yang melakukan compulsive shopping menurut Verywell Mind diantaranya adalah:

 

1. Penurunan kesehatan keuangan atau jumlah tagihan kartu kredit yang tinggi

Akibat pengeluaran yang tidak terkendali, tak jarang kondisi keuangan memburuk. Istilahnya, lebih besar pasak daripada tiang.

 

2. Hubungan dengan orang lain, terutama pasangan atau keluarga, yang memburuk akibat belanja terlalu berlebihan

Compulsive shopping menyebabkan hubungan dengan orang terdekat menjadi memburuk. Pengeluaran yang tidak terkendali pada hal yang sebenarnya tidak urgent dapat memengaruhi kondisi keuangan di masa sekarang maupun masa depan.

 

3. Menyembunyikan jumlah uang yang dikeluarkan

Ada rasa takut jika pasangan atau orang lain mengetahui bahwa jumlah uang yang dikeluarkan untuk suatu hal menjadi terlalu besar atau tidak lagi rasional.

 

4. Tidak dapat mengendalikan diri saat belanja

Mengingat ada dorongan yang kuat dari dalam diri untuk belanja, seseorang menjadi kesulitan mengontrol diri.

 

5. Mengeluarkan uang terlalu besar saat belanja, lebih dari kemampuan finansial

 

Sebelum terjebak dalam kebiasaan belanja secara compulsive, jaga diri dengan selalu membuat pertimbangan matang.

 


Sumber Thumbnail: Vecteezy