Ini Dia 2 Pepatah Bahasa Bali Mengenai Kehidupan

Setiap daerah memiliki kebudayaannya masing-masing. Tidak hanya budaya, mereka juga memiliki pepatah yang berbeda-beda antara satu daerah dengan lainnya untuk mengungkapkan sesuatu hal. Begitu pula dengan Bali yang memiliki ungkapan yang disebut dengan sesonggan atau pepatah.

 

Dilansir dari idntimes, sesonggan merupakan pepatah yang dipakai untuk menggambarkan sifat, kualitas diri, kelakuan, ataupun situasi yang sedang dihadapi oleh seseorang. Dibanding semakin penasaran, alangkah baiknya, yuk, kita bahas mengenai dua pepatah bahasa Bali yang sering digunakan di kehidupan sehari-hari. Apa aja? Yuk, kita bahas!

 

1. Ngentunganguyah ke pasih (Melempar garam ke laut)

Pepatah ini menggambarkan tentang seseorang yang memberikan harta benda atau sesuatu kepada orang yang lebih kaya. Hal ini tentu salah sasaran yang mana sebaiknya ia memberikan harta benda kepada orang yang membutuhkan. Melempar garam ke laut juga menunjukkan bahwa perbuatan yang dilakukan itu merupakan hal yang sia-sia.

 

2. Ngerebutin balung tan paisi (Memperebutkan tulang tanpa isi)

Pepatah ini mengajarkan kepada seseorang yang sedang memperebutkan sesuatu yang tidak berarti atau seseorang yang sedang memperdebatkan tentang sesuatu hal bersama orang lain mengenai hal-hal yang kurang penting bahkan dapat menimbulkan perpecahan.

 

Itulah tadi 2 dua pepatah bahasa Bali yang yang sering digunakan pada percakapan sehari-hari.