5 Kebiasaan Buruk di Sekitar Kita yang Harus Diubah

Lima kebiasaan buruk di bawah ini seakan sudah maklum terjadi di sekitar kita. Mulai dari jam karet sampai kebiasaan buang sampah sembarangan, semua kebiasaan ini perlu diubah.

 

  1. Kebiasaan terlambat

Kebiasaan buruk terlambat nampaknya sudah melekat di sekitar kita. Sampai-sampai ada sebutan khusus untuk mereka yang hobi terlambat, yakni “jam karet”.

Seringkali dijumpai ada orang yang berangkat tepat pada jam janjian atau menunda keberangkatan karena orang lain belum tiba.

 

  1. Santuy-nya kebangetan

Bersikap santuy memang perlu, namun jangan sampai kelewatan. Kebiasaan buruk ini perlu diubah karena menunjukkan kurangnya profesionalisme.

 

  1. Kebiasaan mager a.k.a malas bergerak

Rebahan sambil scrolling media sosial masih menjadi favorit orang-orang untuk menghabiskan waktu. Kebiasaan buruk untuk mager ini menjadikan seseorang tidak produktif dan akhirnya membuang waktu sia-sia.

Scrolling memang bisa memberi informasi baru, akan tetapi jangan dilakukan terlalu lama sampai lupa waktu.

 

  1. Kebiasaan membuang sampah sembarangan

Di jalanan, tempat wisata, sungai, laut, dan bahkan di setiap tempat, sampah selalu nampak menumpuk. Masalah sampah terus menghantui lingkungan sekitar kita dan tidak ada habisnya.

Kebiasaan membuang sampah sembarangan perlu dihentikan dan diubah. Setidaknya mulai dari diri sendiri. Simpan bungkus snack terlebih dahulu jika tidak menemukan tempat sampah terdekat.

 

  1. Tidak patuh peraturan lalu lintas

Dilansir Badan Pusat Statistik, pada tahun 2019 terjadi setidaknya 116.411 kasus kecelakaan di Indonesia.

Jelas ada banyak faktor di balik kecelakaan selain pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas. Namun ini bukan berarti kebiasaan tidak patuh peraturan lalu lintas bisa dikesampingkan begitu saja.

Kebiasaan buruk di jalan raya harus diubah. Masyarakat perlu menyadari bahwa jalanan merupakan tempat umum yang memiliki peraturan hukum. Kelalaian yang dilakukan satu orang pengendara bisa berdampak fatal bagi pengguna jalan lain akibat kecelakaan.

 

Kelima kebiasaan buruk di atas harus diubah sedini mungkin. Hanya karena dilakukan banyak orang, bukan berarti kebiasaan di atas benar untuk dilakukan bukan?

 

Sumber Thumbnail: Clipart Max