Perbedaan Kerja Cerdas dan Kerja Keras. Simak Penjelasannya!

Menurut definisinya, kerja cerdas adalah kegiatan kerja yang berfokus pada hal-hal yang paling penting atau signifikan. Dikarenakan kerja cerdas itu lebih berfokus pada hal yang lebih penting, maka kerja cerdas ini memiliki prinsip, “bagaimana kita bisa bekerja dengan hasil yang jauh lebih baik, namun usaha yang dikeluarkan tetap sama atau hasil yang sama dengan usaha yang lebih ringan”

Sedangkan, Kerja keras adalah kegiatan kerja yang dilakukan secara sungguh-sungguh tanpa mengenal kata lelah, pantang menyerah dan tidak akan berhenti bekerja sebelum target atau tujuan yang dimiliki tercapai. Orang-orang yang kerja terlalu keras juga sering disebut sebagai workaholic. Orang-orang yang bekerja keras akan sangat bersemangat dan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil yang baik dan maksimal seperti apa yang mereka targetkan.

Dari kedua pengertian di atas terdapat beberapa perbedaan yang sangat signifikan, diantaranya adalah:

  1. Menghindari multitasking

Seorang yang memiliki prinsip kerja cerdas akan mengedepankan hal yang ia bisa secara sempit. Artinya seorang yang memilih kerja cerdas akan hanya melakukan hal yang ia bisa bukan mengedepankan hal yang semua ia bisa. Sebab untuk menghindari hal yang menghambat kerja cerdas. Sedangkan kerja keras kebalikan dari kerja cerdas itu sendiri.

 

 

  1. Memiliki 3 tujuan utama dan memfokuskannya

Seorang yang memiliki prinsip kerja cerdas akan berorientasi pada 3 hal dan mewajibkan focus pada hal tersebut. Tujuannya baik yaitu supaya ketiga hal tersebut tercapai dengan baik dan sesuai keinginan dan kemampuan serta tidak ada pekerjaan yang tertunda. Sedangkan kerja keras karena mengedepankan multitasking maka banyak hal yang ia fokuskan sehingga butuh banyak waktu untuk menyelesaikan.

 

 

  1. Tidak lupa beristirahat

Kerja keras identik dengan mencurahkan seluruh tenaga, waktu, jiwa dan raga untuk bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan semua pekerjaan yang ada, tanpa kenal waktu dan tanpa kenal lelah. Sedangkan, kerja cerdas memiliki prinsip kebalikannya. Prinsip kerja cerdas menyatakan bahwa setiap individu tidak boleh skip waktu istirahat ketika bekerja. Maknanya, tidak baik jika kita bekerja secara terus-menerus tanpa memiliki jeda sedikitpun.

 

Penulis: Dede Radika

Thumbnail: freepik