4 Penyebab Obesitas Yang Wajib Kamu Waspadai

Obesitas bisa terjadi oleh siapa saja baik anka muda maupun orang tua. Sebab penyebab obesitas secara umum bukan karena tingkat risiko umur melainkan ada gejala dan penyebab tertentu. Secara umum Obesitas merupakan hasil dari kombinasi penyebab dan faktor risiko.

 

Di bawah ini sejumlah faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kegemukan. Maka untuk itu berikut ini ada beberapa penyebab obesitas yang wajib kalian ketahui, yaitu:

 

  1. Pola makan buruk

Pola makan buruk bisa menjadi faktor penyebab obesitas. Hal ini dikarenakan jumlah asupan kalori ke tubuh memiliki dampak langsung terhadap berat badan kita.

 

 

  1. Faktor keturunan/genetik

Genetik atau faktor keturunan termasuk penyebab obesitas yang paling sering terjadi. Anak dari orangtua yang mengalami kegemukan lebih berisiko dibandingkan anak dengan orangtua yang memiliki berat badan ideal. Faktor keturunan menjadi penyumbang utama karena gen memberikan instruksi pada tubuh untuk merespon perubahan di lingkungannya. Jadi, susunan genetik Anda berpengaruh besar terhadap berat badan.

 

 

  1. Obat dan penyakit tertentu

Ada sejumlah penyakit yang bisa menjadi penyebab obesitas karena kenaikan berat badan yang berlebihan. Sementara itu, penggunaan obat-obatan juga bisa memicu berat badan berlebih. Pasalnya, ada kemungkinan tubuh terpapar bahan kimia dari obat-obatan tersebut dan hal ini juga turut dipengaruhi oleh peran mikrobioma.

 

 

  1. Malas berolahraga

Jarang bergerak dan berolahraga bisa menjadi penyebab lonjakan kasus obesitas di banyak negara. Hal ini dibuktikan melalui penelitian dari Stanford University. Para peneliti dari universitas tersebut memeriksa hasil survei kesehatan nasional dari 1988 hingga 2010. Mereka menemukan bahwa peningkatan risiko obesitas lebih banyak dipengaruhi oleh jarang bergerak dibandingkan pola makan tidak sehat.

 

Itulah beberapa hal yang menyebabkan obesitas. Hal yang perlu dilakukan adalah ubah pola hidup menjadi lebih sehat untuk mengurangi tingkat risiko obesitas.

 

Penulis: Dede Radika

Thumbnail: freepik