Hemoglobin: Inilah Penyebab Hemoglobinmu Rendah

Hemoglobin adalah metaloprotein di dalam sel darah merah yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, pada mamalia dan hewan lainnya. Hemoglobin juga pengusung karbon dioksida kembali menuju paru-paru untuk dihembuskan keluar tubuh.

 

Setiap orang memiliki tekanan hemoglobin yang berbeda-beda. Secara umum untuk laki-laki dewasa kadar Hb normal berkisar 14–18 g/dL (gram per desiliter). Sedangkan untuk wanita dewasa berkisar 12–16 g/dL. Nah, seseorang bisa dikatakan kekurangan hemoglobin bila kadarnya lebih rendah dari batas normal.

 

Dari pernyataan di atas, ada beberapa penyebab hemoglobin rendah, diantaranya adalah:

  1. Anemia

Anemia adalah gangguan kesehatan yang paling sering menjadi penyebab Hb rendah. Kondisi yang sering disebut sebagai penyakit kurang darah ini terdiri dari beberapa jenis.

 

 

  1. Hipotiroidisme

Orang-orang dengan hipotiroidisme memiliki kelenjar tiroid yang memproduksi hormon tiroid dalam jumlah sedikit.  Kurangnya hormon tiroid menyebabkan penurunan aktivitas sumsum tulang. Akibatnya, produksi sel darah merah ikut menurun. Penurunan produksi sel darah merah adalah penyebab utama jumlah Hb rendah. Inilah sebabnya orang yang memiliki hipotiroidisme lebih berisiko mengalami anemia.

 

 

  1. Kehilangan banyak darah

Luka, kecelakaan, dan cedera adalah beberapa faktor yang paling sering menyebabkan seseorang kehilangan banyak darah. Namun, kehilangan darah sebenarnya juga bisa terjadi di dalam tubuh tanpa disadari, seperti perdarahan pada sistem pencernaan, infeksi saluran kemih, kanker, luka dalam organ tubuh, atau wasir. Anda juga dapat kehilangan cukup banyak darah akibat perdarahan hebat saat menstruasi atau karena sering melakukan donor darah.

 

 

  1. Kanker darah

Kanker darah juga sering menjadi penyebab Hb rendah. Terdapat tiga jenis kanker darah, yakni leukemia, multiple myeloma, dan limfoma. Ketiga jenis kanker tersebut menghambat produksi sel darah merah sehingga jumlahnya menjadi sangat sedikit. Akibatnya, jumlah hemoglobin dalam sel darah merah juga ikut menjadi rendah.

 

 

Penulis: Dede Radika

Thumbnail; freepik