Hiring Freeze: Mengapa Perusahaan Stop Merekrut Orang Baru?

Hiring freeze adalah kondisi dimana perusahaan berhenti merekrut karyawan baru. Belakangan ini sedang ramai dilakukan hiring freeze maupun layoff atau pemutusan hubungan kerja.

 

Mengapa demikian?

Menurut tulisan berjudul Be Prepared For Hiring Freezes And Layoffs dalam Forbes, beberapa minggu terakhir terjadi penurunan terjadi penurunan saham secara tiba-tiba dan drastis. Alasannya mulai dari ketakutan keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik Rusia dan Ukraina, ketegangan situasi politik dalam negeri, hingga resesi global.

Salah satu konsekuensi dari berbagai penyebab di atas adalah hiring freeze dan layoff.

 

Pimpinan perusahaan membutuhkan hal yang pasti. Di tengah ketidakpastian situasi dan kekhawatiran terhadap masa depan, mereka akhirnya melakukan hiring freee atau layoff untuk mengurangi beban biaya.

 

Tujuan hiring freeze

Tujuan dari hiring freeze adalah menekan biaya untuk menggaji para karyawan baru. Perusahaan harus tetap memenuhi kewajibannya terhadap karyawan yang bekerja untuknya. Jika kondisi finansial sedang tidak sehat, perusahaan merasa khawatir tidak dapat memenuhi hak pekerja dan melaksanakan kewajibannya.

Selain itu dengan adanya hiring freeze perusahaan juga berusaha mengefektifkan sumber daya manusia yang ada.

 

Berapa lama perusahaan menerapkan hiring freeze?

Durasi hiring freeze tergantung pada kondisi masing-masing perusahaan. Jika dalam keadaan krisis perusahaan dapat kembali bangkit lebih cepat dan menstabilkan kondisi keuangan, hiring freeze bisa berlangsung lebih singkat.

Pada kondisi parah seperti pada puncak pandemi Covid-19, hiring freeze berlangsung sepanjang pandemi. Mengutip data survei yang dilakukan Fortune, ada 59% CEO yang melakukan hiring freeze selama pandemi Covid-19.

 

Apa yang harus dilakukan untuk menghadapi hiring freeze

Para kandidat sebaiknya tidak terpaku pada perusahaan yang melaksanakan hiring freeze tersebut. Menunggu tanpa kepastian hanya akan membuang-buang waktu. Kemas CV serta portofolio kerja sebaik mungkin dan tetap mendaftar ke perusahaan lainnya.

 


Sumber Thumbnail: Getty Images