5 Etika Saat Menjenguk Bayi Baru Lahir

Menjenguk bayi baru lahir adalah salah satu tradisi masyarakat yang masih sering dilakukan hingga kini. Siapapun itu, baik bayi dari keluarga atau teman di tempat kerja, dalam menjenguk bayi baru lahir ada etika yang perlu diperhatikan.

 

Menjenguk bayi baru lahir merupakan bentuk turut berbahagia dengan keluarga bayi tersebut. Ketika menjenguk bayi, setidaknya perhatian beberapa hal berikut agar tidak menciptakan momen kurang menyenangkan di hari bahagia.

 

 1. Beri kabar kepada orangtua bayi tersebut

Usahakan untuk tidak datang menjenguk tiba-tiba. Bayi membutuhkan waktu istirahat yang lebih panjang, karena itu jangan sampai kedatangan kita mengganggu waktu tersebut.

 

2. Hati-hati dengan pertanyaan yang diajukan

Saat menjenguk bayi baru lahir, sampaikan pertanyaan yang sekiranya tidak menyinggung. Hal yang bisa ditanyakan misalnya kapan tanggal kelahiran atau nama panggilan bagi bayi.

Hindari pertanyaan yang sensitif misalnya tentang keadaan fisik bayi atau memberikan komentar terhadap berbagai hal. Setiap bayi memiliki kebutuhan dan keadaan masing-masing yang harus dimaklumi.

Demi menghindari pertanyaan yang kurang sesuai saat menjenguk bayi, ucapan syukur atas kelahiran bayi atau mendoakan kesehatan bayi dapat menjadi pilihan yang bijaksana.

 

3. Jangan mengunjungi bayi saat sakit

Etika satu ini tentunya sudah jelas. Jika merasa kurang enak badan, hindari mengunjungi bayi. Lakukan pada hari lain ketika sudah benar-benar sehat. Alasannya sudah pasti karena kondisi bayi yang masih rentan.

 

4. Mencuci tangan sebelum masuk rumah

Beraktivitas dan berinteraksi dengan banyak orang menyebabkan mikroorganisme menumpuk, baik di pakaian maupun tangan. Pastikan untuk mencuci tangan hingga bersih sebelum masuk untuk menjenguk bayi baru lahir.

 

5. Meminta izin sebelum menyentuh, menggendong, atau mencium bayi

Alasan pertama, untuk menjaga kesopanan ketika berada di rumah orang lain. Alasan kedua, karena sistem imun bayi yang masih rendah, mereka rentan tertular.

 

Mari jadi tamu yang baik dan menghormati keluarga yang memiliki bayi tersebut. Jadikan kunjungan tersebut momen yang bahagia bagi kedua belah pihak.

 


Sumber Thumbnail: Marko Pekic