Tingkatan atau Jenjang Karir, Apa Saja?

Dunia pekerjaan memiliki jenjang karir, mulai dari mereka yang baru masuk hingga atasan tertinggi di tempat kerja. Setiap jenjang karir memiliki kualifikasi masing-masing.

Mengutip Indeed, tingkatan atau seniority level adalah tingkatan tanggung jawab dan posisi yang dimiliki seorang karyawan. Tingkatan karir ini utamanya ditentukan berdasarkan pertimbangan masa kerja karyawan tersebut.

 

Manfaat adanya tingkatan atau jenjang karir

Lebih lanjut Indeed menjabarkan bahwa tingkatan ini berguna untuk mengelompokkan karyawan sesuai dengan pengetahuan, skill, serta pengalaman mereka. Pengelompokan ini berguna dalam pembagian tugas dan menciptakan tim yang imbang.

 

Nah, apa saja sih jenjang karir tersebut?

1. Entry level

Tingkatan ini merupakan jenjang karir paling awal dan paling rendah. Para entry level adalah mereka yang baru masuk ke sebuah perusahaan. Mengutip Glints, entry level adalah langkah pertama bagi seseorang yang ingin memulai karir.

Biasanya karir di tingkat entry membuka peluang bagi para fresh graduate. Jika mensyaratkan pengalaman pekerjaan, entry level meminta pengalaman selama 1 tahun atau beberapa bulan.

 

2. Mid-level

Jenjang karir menengah atau mid-level akan mendapatkan posisi manajerial terhadap karyawan di tingkat entry. Mereka yang berada pada jenjang ini juga bertanggung jawab untuk melaporkan pekerjaan kepada orang yang lebih tinggi.

Beberapa posisi yang berada pada tingkatan ini misalnya ketua tim, pengawas, atau manajer wilayah.

 

3. Senior level

Dilansir Indeed, jenjang karir senior juga disebut dengan eksekutif. Untuk bisa menjadi bagian dari tingkatan ini, seseorang membutuhkan pengalaman, wawasan, dan tanggung jawab yang tinggi.

Tingkatan senior memegang peranan memimpin dan mengambil keputusan untuk perusahaan. Jabatan yang termasuk ke dalam level ini misalnya direktur eksekutif dan wakilnya.

 

Mengetahui tentang jenjang karir penting bagi seseorang untuk memproyeksikan akan jadi apa ia setelah bekerja dalam durasi tertentu. Misalnya seorang fresh graduate membuat target untuk naik ke jenjang karir selanjutnya setelah 2 tahun bekerja dan sebagainya.

 


Sumber Thumbnail: Vector Stock