Kenali Dampak Buruk Dari Pola Tidur yang Berantakan

Tidur merupakan suatu hal yang sangat lazim dan sebagai kegiatan rutin yang dilakukan oleh semua orang. Tujuannya adalah untuk memberi ruang kepada tubuh supaya memperbaiki sel-sel yang rusak sehingga saat bangun tidur badan akan kembali menjadi bugar lagi.

 

Tetapi dari banyaknya manfaat tidur, masih banyak orang yang buruk dalam pola tidurnya. Hampir setiap tahun banyak kasus meninggal karena pola tidur yang buruk. Selain dampak parah dari tidur adalah sebuah kematian, ternyata ada beberapa dampak buruk dari pola tidur yang berantakan. Diantaranya adalah sebagai berikut:

 

  1. Pikun

Jika Anda tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, otak Anda tidak dapat berfungsi dengan baik. Itu membuat Anda menjadi sulit untuk mengingat sesuatu dan nama.

 

 

  1. Depresi

Kurang tidur juga dapat menyebabkan masalah mental seperti depresi. Orang yang terkena masalah ini memerlukan perawatan medis serius untuk menyembuhkannya.

 

 

  1. Kerusakan kulit

Pola tidur yang tidak teratur dan kurang tidur dapat memicu tubuh memproduksi peningkatan jumlah hormon kortisol. Kortisol diketahui dapat memecah protein dalam kulit dan ini menyebabkan hilangnya elastisitas kulit, dan itu mengarah pada pengembangan garis-garis halus dan kerutan di kulit.

 

 

  1. Timbul berbagai penyakit

Kebiasaan tidur yang tidak teratur juga menghadapkan Anda pada sejumlah penyakit. Bahaya dari pola tidur yang tidak teratur membuat Anda rentan terhadap kondisi seperti serangan jantung, gagal jantung, diabetes, stroke, tekanan darah tinggi dan detak jantung tidak teratur.

 

Untuk mengurangi risiko dampak buruk dari pola tidur yang berantakan, maka hal yang perlu dilakukan adalah dengan cara mengatur jadwal tidur dan kesibukan sehari-hari. Tujuannya adalah supaya jadwal tidur sesuai tanpa terganggu oleh beberapa macam kegiatan yang sangat tidak penting.

 

Penulis: Dede Radika

Thumbnail: freepik