5 Manfaat Memiliki Sifat Detail-Oriented

Detail-oriented adalah karakter seseorang yang teliti terhadap hal-hal detail. Sifat detail-oriented diperlukan bagi mereka yang bekerja sebagai akuntan, editor, atau programmer.

 

Memiliki sifat detail-oriented tidak hanya membawa manfaat bagi ketiga profesi di atas, namun juga kehidupan sehari-hari. Apa saja manfaat sifat detail-oriented?

1. Menyadari kesalahan dan segera memperbaikinya

Sifat detail-oriented menjadikan seseorang mampu mendeteksi jika terjadi kesalahan. Tidak berhenti di sana, mereka cenderung memperbaiki dengan segera karena ingin segala sesuatu hingga detail-nya berjalan dengan baik.

Inilah mengapa orang dengan karakter detail-oriented dibutuhkan pada pekerjaan yang membutuhkan ketelitian seperti editor.

 

2. Fokus pada pekerjaan

Manfaat dari sifat detail-oriented berikutnya adalah memiliki kemampuan untuk fokus pada satu pekerjaan. Orang yang detail-oriented ingin pekerjaan selesai secara menyeluruh secara rinci, sehingga mereka tidak akan melompati langkah atau terburu-buru.

 

3. Tepat waktu

Sifat detail-oriented juga memberi manfaat berupa karakter tepat waktu. Perhatian pada detail menjadikan seseorang memberi makna terhadap hal-hal kecil, termasuk betapa berharganya tiap menit.

 

4. Kemampuan pengelolaan yang baik

Mengingat orang yang detail-oriented sangat teliti dan perhatian pada detail, keterampilan manajemen menjadi sesuatu yang mereka kuasai dengan baik.

Daftar pekerjaan, to do list, target, dan sejenisnya adalah hal yang biasa bagi orang-orang detail-oriented.

 

5. Memiliki rutinitas yang jelas

Mengingat mereka memiliki kemampuan manajemen yang baik, orang-orang detail-oriented mampu memiliki rutinitas yang jelas dan lebih tertata.

Mereka punya sikap konsisten tentang jam bekerja. Selain itu, apresiasi terhadap waktu menjadikan mereka berusaha menyelesaikan segalanya dengan tepat waktu.

 

Langkah yang bisa dilakukan untuk menjadi pribadi yang lebih detail-oriented misalnya berusaha untuk tidak terburu-buru. Buat jadwal kegiatan harian dan target yang ingin dicapai pada hari tersebut.

Selain itu seseorang juga perlu belajar untuk fokus pada setiap pekerjaan yang dijalani daripada melakukan multitasking.

 


Sumber Thumbnail: Pixabay