Phishing: Bentuk dan Tips Menghindarinya

Phishing adalah upaya penipuan agar korban terjebak untuk melakukan tindakan yang keliru. Contoh dari phising adalah mengirim link palsu yang berisi virus atau mengarah pada situs yang berbahaya.

Menurut Microsoft, pelaku phishing bermaksud untuk mengorek informasi personal seseorang seperti nomor CVV pada kartu kredit, informasi rekening bank, atau kata sandi. Cara yang biasanya dilakukan pelaku phishing adalah mengaku sebagai perusahaan, kenalan, atau teman melalui pesan, media sosial, atau email palsu.

 

Informasi yang dicari situs phishing

Google menyebutkan ada beberapa informasi personal yang kemungkinan digali oleh situs phising, yakni username beserta kata sandi, nomor rekening, PIN, nomor kartu kredit, tanggal lahir, hingga nama ibu.

 

Bentuk phishing

Phishing dilakukan dalam berbagai bentuk tergantung media apa yang digunakan. Salah satu metode phishing yang paling umum dilakukan melalui email.

Dijelaskan oleh Federal Trade Commission Consumer Advice, skenario phishing biasanya berupa email atau pesan yang memberitahukan seseorang tentang aktivitas mencurigakan atau upaya untuk login dari akun lain.

 

Selain itu phishing juga dilakukan dengan mengirimkan tagihan palsu, link pembayaran palsu, informasi tentang undian berhadiah, atau keharusan mengonfirmasi informasi personal tertentu.

Tentu tidak semua pesan semacam ini disamaratakan sebagai phishing. Guna memilah mana pesan atau email yang bukan merupakan phising, lakukan tips menghindari phishing berikut ini.

 

1. Memasang software keamanan pada komputer

Perangkat akan menghimbau pengguna untuk melakukan pembaruan secara berkala. Pembaruan ini memiliki berbagai fungsi, salah satunya menambah ketahanan perangkat untuk mengatasi ancaman keamanan yang baru.

 

2. Melakukan pembaruan pada perangkat lunak ponsel

Serupa dengan komputer, ponsel pun tidak boleh luput dari pengamanan. Software update juga diperlukan untuk meningkatkan keamanan ponsel dari ancaman virus.

 

3. Selalu mengecek pengirim pesan atau email

Ketika menerima pesan atau email, lakukan pengecekan pada kontak pengirim atau domain email.

Email phishing bisa nampak begitu meyakinkan, karena tujuannya memang menipu orang lain agar memercayai email palsu tersebut.

 

Pastikan untuk tetap teliti selama berselancar di internet. Pastikan situs dan aplikasi yang diakses benar-benar terpercaya dan terjamin keamanannya.

 


Sumber Thumbnail: Pixabay